Tampilkan postingan dengan label Wisata Bahari. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wisata Bahari. Tampilkan semua postingan

EX Pelabuhan Buleleng – Piknik Menarik


Pulau Bali – Memiliki spot wisata lainnya yang tak kalah ngetrennya dengan wisata terkenalnya yakni wisata pantai. Pernahkah pembaca berlibur di Kawasan Kabupaten Buleleng ? Di Kabupaten Buleleng ada sebuah pelabuhan yang beernama EX Pelabuhan Buleleng atau populer dengan sebutan nama Pelabuhan Buleleng.

Spot wisata kali ini berada di Singaraja yang merupakan sebuah kota di Kabupaten Buleleng yang terletak di ujung paling utara Pulau Bali. Menurut sejarah Bali, Kota Singaraja dahulunya pernah menjadi ibukota dari Nusa Tenggara dan juga menjadi sentra pelayaran. Hal ini disebabkan EX Pelabuhaan Buleleng merupakan satu-satunya dermaga terbesar di Pulau Bali.

Meskipun pernah menjadi pelabuhan atau dermaga terbesar di Bali, sekarang EX Pelabuhan Buleleng tidak difungsikan lagi. Alasannya sangat relefan sekali adalah lantaran pada tahun 1950 sentra pemerintahan Provinsi Bali pindah ke daerah Bali Selatan. Lama kelamaan dengan berjalannya waktu masa kejayaan EX Pelabuhan Buleleng mulai meredup dan sepi pengunjung.

Sejarahnya, pada masa kejayaan atau ketika masih difungsikan EX Pelabuhan Buleleng dipakai sebagai tempat bongkar muatan barang sekaligus tempat persinggahan kapal pesiar asing. Tempat ini juga saksi bisu akan sejarah usaha rakyat Bali disaat berjuang melawan sengitnya penjajahan bangsa Belanda.

Di daerah Ex Pelabuhan Buleleng dibangun sebuah monumen dengan nama Yudha Mandala yang dimaksutkan untuk mengenang kejadian tersebut. Monumen tersebuat berbentuk sebuah tugu yang berupa laskar rakyat dengan memegang bendera merah putih, bertelanjang dada yang mana tangan tangan menunjuk ke arah laut.

Monumen Tugu  Yudha Mandala memiliki arti yakni ingin memberitahu teman-temannya bahwa ada kapal penjajah Belanda yang akan berlabuh. Untuk dikala ini EX Pelabuhan Buleleng dialih fungsikan sebagai salah satu objek wisata di Kota Singaraja, Bali. Beberapa tempat di daerah wisata EX Pelabuhan Buleleng ini sudah mulai ditata biar terlihat menarik dan nyaman.

Kayu-kayu bekas yang berumur bau tanah di dermaga ini dirubah menjadi restoran terapung, tenpat inilah yang dikatakan diatas tadi sebagai spot utama bagi para pengunjung dikala berada di EX Pelabuhan Buleleng. Di restoran yang berdesain unik ini anda sanggup menikmati indahnya panorama pantai yang berpadu dengan deburan ombak serta semilir angin yang berhembus lembut menerpa tubuh.

Selain itu, luasnya halaman dikawasannya sering dipakai sebagi lokasi berolahraga, bercanda ria bersama anggota liburan ataupun berselfie ria hlo Guys. Jadi, sebelum pergi ke EX Pelabuhan Buleleng alangkah baiknya dan bijaksananya bawalah alat potret anda ya. Keseruan di EX Pelabuahan Buleleng tak cukup itu saja.

Disalah saatu sudutnya terdapat taman yang dilengkapi beberapa akomodasi bermain anak-anak, tempat pemancingan yang lokasinya sempurna di ujung restoran terapung tersebut. Jika merasa lapar, tentunya tak perlu dipersoalkan. Selain ada restoran terapung, banyak juga hlo pedagang kaki lima yang menjajakan masakan dengan pilihan bermacam-macam dan di bandrol dengan harga yang bersahabat.

Adapun alamat EX Pelabuahan Buleleng berada di Jl. Erlangga, Kp. Baru, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng, Provinsi bali, Indonesia.

Yuk tengok dan baca lagi onbyek wisata di Kabupaten Buleleng seru lainnya di bawah ini !!!

Tugu Singa Ambaran Raja Buleleng – Cocok Untuk Berselfie



Read more

Taman Nasinal Bali Barat ( TNBB ) – Wisata Populer


Di Pulau Bali ada tempat wisata menarik yang sanggup dikunjugi siapa saja, terebih bersama keluarga tentunya akan sangat menyenangkan. Bagi pembaca yang menyukai wisata alam, direkomendasikan berwisatalah ke Taman Nasioanal Bali Barat atau biasa disebut “West Bali National Park”. Taman nasional ini mempunyai luas kurang lebih sekitar 77.162,5 hektar.

Taman Nasional Bali Barat mempunyai jenis ekosistem yang unik untuk Kalian lihat, yaitu perpaduan antara ekosistem darat dan ekosistem laut. Di kawasannya para wisatawan diperkenankan untuk menjelajahi ekosistem daratan ( hutan ), mulai dari hutan musim, hutan hujan dataran rendah, savana, sampai hutan pantai.

Selanjutnya pada ekosistem perairan ( maritim ), sanggup menyaksikan hijaunya hutan mangrove, keelokan pantai, ekosistem coral, padang lamun, serta perairan maritim dangkal dan keindahan alam bawah maritim yang mempesona. Pada dikala memasuki tempat hutan, maka akan didapati sekitar 175 jenis tumbuhan.

Yang mana diantara 14 jenis terbilang langka, mulai dari bayur ( pterospermum diversifolium ), ketangi ( lagerstroemia speciosa ), burahol ( steleochocarpus burahol ), cendana ( santalum album), sonokeling ( dalbergia latifolia ), dan lain sebagainya. Sementara tumbuhan yang khas ialah sawo kecik ( manilkara kooki )  dan lontar ( Borrassus Flellifer ) membentuk hutan murni.

Menariknya para wisatawan yang tiba sanggup melihat eksklusif aneka jenis satwa yang hidup dengan bebasnya TNBB ini. Jenis satwa tersebut ialah burung jalak Bali ( leucopsar rothschildi ), burung ibis putih kepala hitam ( threskiornis melanocephalus ), kijang ( muntiacus muntjak ), kucing liar ( felis bengalensis ), banteng ( bos javanicus ), trenggiling ( manis javanicus ), landak ( hystric brachyura ),  kancil ( tragulus javanicus ) dan masih banyak lagi burung serta reptilnya.

Untuk  jenis fauna yang populer di tempat perairannya ialah ikan hiu ( carcharodon carcharias ), ikan bendera ( plateak pinnatus ) dan juga kima raksasa ( tridacna gigas ). Alam bawah lautnya menyimpan banyak sekali jenis terumbu karang yang bervariasi, ditahun 1998 dilakukan pendataan yang tercatat 110 spesies karang dalam 18 familia, termasuk 22 jenis di antaranya spesies karang jamur ( mushroom coral ).

Berlibur di TNBB tak hanya melaksanakan acara tersebut saja, namun anda sanggup juga menjelajahi pulau-pulau kecil yang masih didalam tempat TNBB. Pulau-pulau kecil tersebut tak lain ialah Pulau Menjangan, Pulau Gadung dan Pulau kalong. Diantara pulau-pulau tersebut yang paling favorit ialah Pulau Menjangan yang tak pernah sepi dari kunjungan wisatawan.

Pulau ini mempunyai luas sekitar 6.000 hektar, dengan dihuni oleh habitat menjangan atau rusa ( cervus timorensi ). Di areal tempat Pulau Menjangan juga ada spot untuk melaksanakan kegiatan penyelaman atau snokerling, yang mana akan banyak dilihat formasi karang yang indah dan banyak sekali biota maritim yang bermacam-macam jenisnya.

Jika sudah puas menikmati segala keeksotisan alamnya, wisatamu sanggup dilanjutkan dengan mengunjungi Makam Mbah Temon ( petilasan yang ditemukan oleh sesepuh masyarakat yang berjulukan Mat Yamin pada tahun 1954 ). Makam tersebut dinamai dengan sebutan Mbah Temon alasannya lokasi makam atau petilasan tersebut gres ditemukan yang melewati cara semedi  oleh Mat Yamin.

Selain itu juga masih ada petilasan lainnya yang melegenda yakni Makam I Wayan Jayaprana ( seorang cowok tampan yang dalam Babad Bali dikisahkan telah dibunuh oleh Patih Sawunggaling utusan Raja Kalianget ). Hal ini dilakukan alasannya Raja Kalianget menginginkan istri I Wayan Jayaprana yang bagus jelita yang berjulukan Ni Nyoman Layonsari.  

Kawasan Taman Nasional Bali Barat ( TNBB ) membentang luas di dua kabupaten diantaranya ialah Kecamatan Melaya ( Kabupaten Jembrana ) dan Kecamatan Gerokgak ( Kabupaten Buleleng ), Provinsi Bali, Indonesia. Untuk menjangkau obyek wisata ini tentunya sangat gampang baik dari Kota Denpasar maupun dari Pelabuhan Gilimanuk.

Oh iya Guys, guna mempermudah perjalananmu ada dua jalan alternatif alternatif, dimana apabila memulai perjalanan dari Pelabuhan Gilimanuk, maka anda sanggup mengunjungi Kantor Balai Taman Nasional Bali Barat yang berada di Desa Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, berjarak tempuh sekitar 200 km dari Kota Denpasar.

Jalan alternatif kedua sanggup berangkat dari arah Kota Denpasar ( khusus bagi wisatawan yang ingin berkunjung kei Pulau Menjangan ) alangkah dimulai dari Teluk Labuhan Lalang. Dari dermaga inilah anda  dapat menuju ke Pulau Menjangan dengan gampang dan tak kecuali pulau-pulau kecil lainnya.

Taman Nasional Bali Barat ( TNBB ) mempunyai beraneka ragam fasilitas dan fasilitas yang memadai, ibarat halnya pemandu wisata ( guide ), pondok jaga, pondok wisata ( gazebo ), menara pandang, jalan setapak, jasa penyewaan alat selam, kapal speed boat, dan masih banyak lainnya.
Tiket masuk untuk berkunjung ke Taman Nasional Bali Barat ialah :

Rp 2.500,00 / orang ( WNI ).
Rp 20.000,00 /  absurd ( WNA ).

Taman Nasional Bali Barat merupakan sebuah tempat yang dilindungi oleh pemerintah setempat, maka dari itu tak semua pengunjung sanggup memasukinya. Jika ingin berkunjung harus menerima ijin dari pengawas setempat atau diloket pembayaran tiket masuk. Di tempat Taman Nasional Bali Barat terbagi menjadi 3 buah zona berbeda, yakni :

  • Zona 1

Merupakan tempat yang ddilarang keras dimasuki oleh pengunjung, hal tersebut dikarenakan adanya pemanfaatan sebagai tempat penelitian dan pengembangan.
  • Zona 2

Disebut-sebut sebagai zona rimba yang mana pemanfaatannya persis ibarat penunjang zona inti, namun di tempat zona ini para wisatawan masih diperbolehkan untuk mengeksplornya.
  • Zona 3

Dimana zona pemanfaatan intensif, yang pemanfaatannya diarahkan untuk kepentingan budaya dan wisata. Didalam zona ini termasuk Pulau Menjangan, Teluk Terima, Prapat Agung, Bakungan, dan Klatakan.

Selamat berwisata Guys !!!

Di kabupaten Buleleng masih ada obyek wisata menarik lainnya hlo, Yuk baca selengkapnya di bawah ini.

Pura Meduwe Karang Buleleng – Wisata Bali Utara

EX Pelabuhan Buleleng – Piknik Menarik



Read more

Pura Ponjok Batu Buleleng


Pariwisata di Pulau Bali sangat unik-unik, tak heran bila banyak wisatawan yang menyebabkan daerah ini menjadi tujuan utama berlibur mereka. Bagi pembaca yang lagi mencari informasi ihwal tempat wisata di Bali yang tentunya identik dengan masyarakatnya anda sanggup berwisata ke Pura Ponjok Batu yang berada di Buleleng ini.

Di daerah pura ini sanggup dikatakan cukup unik, lantaran letaknya berada di sebuah tanjug yang terdiri dari watu dimana dari celah-celah watu tersebut tumbuh pohon kamboja serta semak yang terlihat begitu subur dan indah. Kata “Ponjok Batu” merupakan bahasa orisinil bali yang mempunyai arti Tanjung Batu.

Fisik dari daerah depan Pura Ponjok Batu dibatasi oleh jalan raya yang mana jurusan menuju ke daerah Amlapura. Sejauh perjalanan melewati jalan ini, anda akan dihibur dengan pemandangan Laut Jawa yang membentang luas nan eksotik indahnya. Konstur lautnya yang hening dengan didominasi dengan beberapa pohon bau tanah di sekitar bukit menambah keindahan yang mempesona.

Pura Ponjok Batu merupakan tempat persembahyangan umum, jaddi tak mengherankan bila dikawasannya banyak sekali dijumpai wisatawan maupun orang yangsengaja tiba untuk melaksanakan peribadatan. Selain menunjukkan keindahan alam yang sanggup menghipnotis setiap matayang memandangnya, arsitektur bangunan puranya pun sangat menarik untuk dikunjungi.

Bangunan Pura Ponjok Batu mempunyai gaya khas yang berupa seluruh bangunan terdiri dari susuban batu-batu alam yang didapatkan di sekitar lokasi. Setelah pembaca sudah hingga di daerah Pura Ponjok Batu, pribadi saja menuju ke area parkir yang di sampingnya terdapat pemandangan indah Laut Jawa yang membentang luas.

Di areal parkir tersebut, anda juga akan mendapati warung-warung yang menjajakan aneka macam dagangannya dengan harga yang bersahabat. Tepat berada di sebelah timur areal parkir ialah tempat persembahyangan umat hindu. Ketika akan menuju ke halaman utama Pura Ponjok Batu harus melewati tangga besar.

Nah, dihalaman inilah tempat yang cocok untuk menikmati segala seni dari bangunan-bangunan suci yang tertata rapi di dalamnya. Anda tak akan bosan berada di daerah Pura Ponjok Batu ini, yang disebabkan lantaran suasana begitu sejuk yang di ciptakan oleh pohon-pohon yang tumbuh subur dan sangat rindang.

Pada dikala hari-hari besar keagamaan umat hindu maupun piodalan-piodalan, maka wisatawan domestik maupun mancanegara akan semakin ramai. Kebanyakan dari alasan mereka ialah ingin melihat secara pribadi kebudayaan msyarakat Bali di Pura Ponjok Batu. Selain melihat kebudayaannya, para pengunjung juga akan di suguhi dengan tarian-tarian khas Bali yang berfungsi menunjang jalannya upacara keagamaan ataupun pementasan belaka.

Ada suatu keunikan yang ada di daerah Pura Ponjok Batu yang mana sangat disayangkan bila tidak melihatnya yang tak lain ialah sebuah arca watu berbentuk bahtera kecil di pinggir maritim Pura Ponjok Batu. Arca ini sangat disucikan oleh masyarakat setempat, bila ingin melihatnya secara terperinci sanggup menuju sebuah tangga yang turun menuju bibir pantai.

Oh iya, sempurna dibibir pantai ada sebuah sumber air yang muncul dari pasir hitam tersebut. Disumber ar tersebut tak jarang dipakai umat hindu untuk menyucikan diri ( Melukat ) dengan cara membasuhkan air ke muka dan di kepala lalu meminumnya. Para pengunjung atau wisatawanjuga diperbolehkan meminumnya, dengan catatan  mendapat persetujuan jero mangku.

Pada dikala anda berkunjung bertepatan dengan hari besar umat hindu jangan hingga lupa mengenakan pakaian akhlak khas Bali, minimal memakai kamen atau kain yang di gulungkan di kaki. Lokasi Pura Ponjok Batu berada di sebelah timur Singaraja, terketak di Pantai utara Bali dimana termasuk dalam wilayah Desa Pacung, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali, Indonesia.

Hay Sob, ingin mengeksplor tempat wisata di Kabupaten Buleleng ? Baca yuk ulasan di bawah ini, pastinya pengalaman berliburmu akan berkesan dan menyenangkan.

Gedong Ketya Buleleng – Perpusatakaan Satu-satunya di Dunia

Read more

Budidaya Mutiara Singaraja – Wisata Bali Yang Seru


Di Pulau Bali ada obyek wisatayang seru nih Sob, selain berwisata dengan keseruan yang tak terhingga anda bisa sekaligus berguru hlo. Yuk kita menuju ke Kabupaten Buleleng yang tepatnya di Desa Desa Penyabangan, Kecamatan Gerokgak ada pusat pembudidaya mutiara. Yupss Budidaya Mutiara disini berkatagori budidaya lokal.

Sektor kelautan dan peraiaran di kawasann Singaraja mempunyai potensi yang menjanjikan untuk dijadikan sebagai objek wisata. Oh iya, disamping potensi keindahan alam bawah lautnya, Singaraja bab barat juga mempunyai sebuah potensi wisata sekaligus industri yang cukup menjanjikan yaitu pengembangan atau budidaya mutiara.

Mutiara sendiri yaitu salah satu embel-embel yang semenjak dulu dijadikan sebagai simbol kealamian dan kesucian. Hal ini dikarenakan bentuknya yang menawan serta indah berkilau, tentunya tak mengherankan jikalau mutiara tak sedikin yang menggandrungi sebagai jendela bisnis. Harga mutiara disinipun tergantung kualitas yang dijual dengan standar dolar, jikalau dirupiahkan berkisar antara Rp. 250.000 - Rp. 25.000.000.

Para wisatawan yang berkunjung di pusat budidaya mutiara akan disuguhkan suatu pengalaman yang unik dan menarik, dimana akan bisa melihat secara eksklusif proses pengolahan mutiara dari yang masih di dalam kerang hingga yang sudah jadi. Dalam prosesnya dimulai dari tahap menyiapkan induk mutiara ( jenis Pindata maxima ), lalu dilanjutkan ke tahap sporing ( pengawinan ).

Setelah bibit mutiara berumur 25-30 hari dipelihara di tempat khusus ( belum di maritim lepas). Ketika dirasa usianya cukup bisa hidup dilaut, mutiar-mutiara tersebut akan dipindahkan ke maritim biar sanggup melekat di kolektor berupa tali ( media buatan ). Jikalau mutiara sudah berumur 60 hari, mutiara disortir biar mendapat hasil yang maksimal.
Walaupun begitu tingkat keberhasilannya hanya 3% saja hlo Guys dan yang gagal akan dikembalikan ke alam. Oke dilanjut mutiara yang berhasil akan dilanjutkan dengan pemeliharaan selama 32 bulan atau sekitar 2,5 tahun. Dalam prosesnya tidak bisa dibilang gampang, selain memerlukan waktu yang cukup lama, dalam pemeliharaannya pun tak lepas dari gangguan hama dan perubahan cuaca.

Jenis hama yang menyerang mutiara ini biasanya ikan buntal, penyu, kepiting dan lain-lain. Yang paling beresiko ialah disaat perubahan cuaca ekstrim, menyerupai ekspresi dominan panas ke ekspresi dominan hirau taacuh atau dari ekspresi dominan hirau taacuh ke ekspresi dominan panas. Namun terlepas dari itu semua, berkunjung ke Desa Penyabangan pastinya akan mendapat suatu pengalaman yang tak terlupakan khususnya bagi anda yang gemar dengan wisata pengetahuan.

Budidaya Mutiara ini merupakan public company yang mendapat saham terbesar dari Australia. Pada mulanya budidaya mutiara terletak di Raja Ampat ( Provinsi Papua ), lambat laun berjalannya di tahun 2002 memulai perjuangan di Desa Penyabangan. Hasil atau kualitas mutiara mempunyai standar yang tinggi dengan lebel ATLAS.

Yuk Guys berwisata di Budidaya Mutiara yang tepatnya berada di Desa Penyabangan, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali, Indonesia. Jika pembaca ingin mengeksplor tempat-tempat wisata di Kabupaten Buleleng yang tak kalah unik dan menarik, dibawah ini ada beberapa tempat wisata yang bisa anda kunjungi :



Read more

Desa Pemuteran Bali – Wisata Buleleng


Ingin mendapatakan pengalaman berlibur di Pulau Bali yang seru, unik, menarik dan tentunya akan sangat menyenangkan. Yuk Guys, kita bahas obyek wisata di kabupaten Buleleng ini yakni Desa Pemuteran yang mana sebuah desa kecil di pinggir pantai. Pantai Pemuteran di Desa Pemuteran ini populer dengan keindahan alam, bersuasana tenang,  dan lain sebagainya.

Pada ketika Anda hingga di Desa Pemuteran, sejauh mata memandang akan dimanjakan dengan nuansa alam yang masih sangat alami dan udara yang bebas dari polusi. Meskipun demikian, wisatawan yang mengunjunginya masih relatif sepi tak menyerupai di Pantai Kuta atau wisata populer di Bali.

Suasana khas desa inilah yang sanggup digunkanan untuk merefrehs diri dari kesibukan sehari-hari apalagi dengan hiruk-piruk keramain kota yang serba semrawut dan ribetnya kemacetan jalanan. Ketenangan semakin terasa, bila pembaca bersantai di Pantai Pemuteran dengan lanskapnya dikelilingi oleh bukit-bukit yang bangun dengan kokohnya nan indah mempesona.

Desa Pemuteran dulunya merupakan sebuah desa tandus, sebaian besardari penduduknya bekerja sebagai nelayan. Diceritakan pada tahun 80-an, warga Desa Pemuteran yang bekerja sebagai nelayan memakai BOM ikan untuk menangkap ikan secara masal yang tak mmeperdulikan lingkungan terumbu karang.

Kemudian tokoh masyarakat ( I Gusti Agung Prana ) sadar betapa pentingnya lingkungan terumbu karang di Desa Pemuteran ini. Kemudia Ia mengajarkan kepada masyarakat betapa pentingnya lingkungan bagi insan terutama lingkungan di bawah laut. Berkat kerja kerasnya perlahan-lahan masyarakat mulai sadar dengan cara mereka yang salah dalam mencari ikan.

Lambat lau berjalannya waktu, Desa Pemuteran dikenal sebagai desa wisata yang sangat indah dan menawan. Desa Pemuteran populer dengan pantainya yang eksotik dan mempesona dengan kondisi ombak yang relatif kecil. Karena suatu alasan semoga di Desa Pemuteran selalu terjaga ketentraman dan kenyamanan para pengunjungnya.

Maka tidak akan ditemukan menyerupai halnya hotel megah, bahkan bar, restoran dan tempat hiburan lainnya. Di daerah wisatan nan nyaman ini hanya ada beberapa tempat penginapan kecil beberbentuk pondok dengan halaman yang luas. Kebanyakan wisatawan yang menginap yakni wisatawan dari mancanegara.

Saat akan menginap di penginapan ini, para pengunjung akan ditawari 2 buah pilihan diantaranya penginapan yang mempunyai kemudahan TV atau tidak.

NB : Di Desa Pemuteran ada suatu kelompok perjaka setempat yang melaksanakan acara rehabilitas terumbu karang. Mereka menanam beberapa rumpon dan diberi terumbu karang ( rumah ikan buatan ) yang dialiri listrik bertegangan rendah ke dalam maritim sedalam 7-12 meter. Aliran listrik ini berfungsi mempercepat pertumbuhan terumbu karang hingga mencapai 6X dari pertumbuhan dialam aslinya.

Selain itu juga ditenggelamkan beberapa arca atau patung khas Bali yang ditujukan untuk memepercantik nuansa alam bawah lautnya. Keindahan terumbu karang di Pantai Pemuteran sekarang sangat mengaggumkan, terdata ada setidaknya sebanyak 80% dari jenis terumbu karang di indonesia ada disini.

Obyek wisata Desa Pemuteran dengan suguhan alam bawah maritim maupun alam darat yang luar biasa mempesonanya ini berada di  Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali, Indonesia. Lokasinyapun cukup erat dengan wisata Pantai Lovina maupun Pura Pulaki Buleleng.

Oke Guys dibawah ini masih ada banyak lagi hlo tempat wisata menarik di Kabupaten Buleleng, Yuk baca selengkapnya :

Budidaya Mutiara Singaraja – Wisata Bali Yang Seru



Read more

Pariwisata di Kabupaten Buleleng Terlengkap – Wisata Bali


Dari sebagian sesar pembaca pastinya sudah tahu bahwa Kabupaten Buleleng merupakan sebuah kabupaten yang berada di daerah Provinsi Bali, Indonesia yang Ibu kotanya yakni Singaraja. Sebelah utara kabupaten ini berbatasan dengan Laut Jawa, sebelah barat dengan Kabupaten Jembrana, sebelah timur dengan Kabupaten Karangasemdi dan Kabupaten Bangli, dan di sebelah selatan berbatasan dengan kabupaten Tabanan serta Kabupaten Badung.

Sementara panjang ruas bibir pantai di Kabupaten Buleleng sekitar 144 km, yang mana 19 km-nya melewati Kecamatan Tejakula. Nah, kalau anda kini berada di kawasannya tak salah untuk mengekslor banyak sekali pariwisata yang ditawarkannya dengan segala keunikan dan keseruan dimasing-masingnya hlo Guys.

Atau anda lagi merencanakan unuk melaksanakan acara berliburdi Kabupaten Buleleng ? Tenang saja, dihalaman ini tentunya sangat pas dengan yang anda harapkan. Tanya Kenapa ? alasannya yakni dihalaman ini anda dapat mendapat informasi obyek wisata yang dapat dijadikan perbekalan sewaktu melaksanakan liburan.

Tentunya sebelum lerrlibur alangkah baiknya mengetahui seluk beluk dari pada tempat yang akan dikunjungi kan? Oke pribadi saja membahas obyek wisata di kabupaten Buleleng, yuk Guys telusuri ulasan lengkapnya dibawah ini :


Daftar informasi obyek wisata di atas diperlukan dapat memepermudah dikala anda berwisata ke kabupaten Buleleng. Oh iya Guys, di bawah ini masih ada tempat-tempat wisata di Bali yang tak kalah menarik untuk di eksplor hlo, yuk baca dan kulas semua informasinya di bawah ini :

13 Pantai Indah Di Pulau Bali Yang Disukai Wisatawan Indonesia



Read more

Pantai Lebih Gianyar – Keindahan Pasir Hitam


Jika membahas wisata pantai di Pulau Bali, tentunya tak sedikit yang sanggup di tuju ibarat halnya Pantai Kuta, Pantai Nusa Dua, Pantai Jimbaran, Pantai Sanur dan Pantai Pendawa. Nah di Kabupaten Gianyar ada suatu pantai yang tidak sanggup di ragukan akan keindahan, kealamian, dan keasriannya.

Obyek wisata pantai tersebut yakni Pantai Lebih yang mempunyai hamparan pasir pantai hitamnya yang sangat mempesona tatkala anda melihat secara langsung. Tak tanggung-tanggung, hamparan pasir hitamnya membentang dari Timur ke Barat sejauh kurang lebih 1.8 km dengan didominasi air lautnya berwarna biru jernih menciptakan keindahannya semakin bertambah.

Deburan ombaknya sangat bersahabat, sehingga cocok untuk bersantai,selancar , bermain, berjalan-jalan sambil menikmati segarnya angin laut, bahkan memancing sekalipun. Kealamian dan keasrian alam di daerah pantai ini sanggup membius siapapun yang berkunjung. Selain itu juga bersuasana aman, tentram, sepi sehingga cocok dipakai sebagai wisata bersama keluarga yang asyik.

Perahu-perahu nelayan berjejer rapi di atas batu-batu besar yang tertata rapi di tepian pantai sanggup dipakai sebagai spot selfie yang indah. Setibanya di Pantai Lebih, para pengunjung akan eksklusif disambut dengan aroma ikan bakar dan sate lilit, wisata kuliner khas seefood menjadi nilai plus sesudah kalian simpulan  menikmati keindahan yang disuguhkan di pantainya.

Dinamakan dengan Pantai Lebih bukannya pantai ini mempunyai kelebihan tertentu, namun nama tersebut dianmbil dari sebuah desa yang mana lokasi dari Pantai Lebih yakni berada di Desa Lebih. Kebersihan pantai ini sangat terjaga , dikarenakan warga sekitar bergotong royong membersihkan daerah Pantai Lebih diwaktu yang sudah ditentukan.

Alamat detail Patai Lebih berada di Jl. By Pass Ida Bagus Mantra, Desa Lebih, Kecamatan Gianyar, Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali, Indonesia.

Selamat berlibur !!!


Obyek wisata terdekat :

Taman Nusa Gianyar – Tempat Wisata Keluarga di Bali



Read more